berhenti mengecam kegelapan .. nyalakan lilin .

Ini negeri besar dan akan lebih besar. Sekedar mengeluh dan mengecam kegelapan tidak akan mengubah apapun. Nyalakan lilin, lakukan sesuatu :) #indonesiamengajar

Jumat, 26 September 2014

kamu terlalu indah !

Bahwa kamu terlalu indah. Bahwa saya selalu bilang kepada diri saya sendiri bahwa, “kualitas terbaik dari diri setiap orang itu ada di sini” kata saya sambil menunjuk ke dada.  Bahwa kualitas terbaik dari diri kamu bukan ada pada bagaimana cara kamu berdandan, tetapi ada di sini.

Semoga kamu percaya. Bahwa setiap kali saya hendak mandi, menyikat gigi, dan melihat ke cermin, saya selalu bicara kepada diri saya sendiri lalu menunjuk kepada dada saya sendiri, dan bicara kepada diri saya sendiri bahwa saya juga punya kualitas baik.

Saya adalah orang yang percaya bahwa kamu sangat lembut. Bahwa saya harus berhati- hati denganmu, karena saya takut kamu pecah. Kamu sangat rapuh, saya harus memperlakukan kamu dengan benar. Tetapi di balik kamu yang rapuh itu, kamu sebenarnya adalah pelindung yang kokoh. Bahwa kamu bukan hanya yang pertama, kamu adalah yang melindungi itu.

Saya bisa merasakan bahwa ada mekanisme pertahanan yang biasanya kamu bangun untuk diri kamu sendiri, supaya orang tidak melihat sisi kamu yang lainnya, tetapi jauh-jauh di dalam hatimu saya percaya bahwa kamu itu berbeda. Kamu punya visi. Walaupun pada saat ini mungkin belum kelihatan.


Saya bukan hanya sedang tergila-gila, saya sedang mendoakan kamu setiap hari. Semoga kelak, kita bertemu walaupun saat ini mungkin jalan-jalan kita bercabang.

26.09.2014 - 

Rabu, 24 September 2014

Lupita Nyong'o - perempuan inspirasi

Ketika hendak bercerita tentang Lupita Nyong’0 tentunya saya dan kamu akan balik lagi dan menonton 12 Years A Slave, awalnya saya tidak tertarik dengan film ini tapi ketika mendengar sahabat saya yang sangat bersemangat bercerita dan selalu membicarakannya di kantor yang dapat mengubah hati saya untuk menonton film ini :)

Film pertama yang ia bintangi dan kemudian membuat Lupita mendapatkan banyak sekali penghargaan sebagai pemeran pembantu di sana. Lahir pada tanggal 1 Maret 1983. Lupita punya seorang ayah seorang politikus di Kenya. Tentu saja ketika melihat sosok Lupita, tidak heran saya langsung menebak bahwa ia adalah seorang perempuan dari keluarga yang terpelajar dan punya hubungan yang sangat baik dengan ayahnya.

Ketika Lupita mendapatkan perannya di 12 Years A Slave, orang yang pertama kali ia telepon adalah ayahnya. Ia berkata pada saat itu bahwa “Ayah tahu Brad Pitt? Saya akan tampil di layar bersama dengan dia.” Dan ayahnya menjawab “ya, saya tidak kenal Brad Pitt secara personal, tapi saya senang kalau kamu akhirnya mendapatkan pekerjaan.”

Pada akhirnya saya mendengarkan banyak sekali interview Lupita di Youtube. Dan mencari apa sebenarnya yang paling menarik darinya, selain ia adalah lulusan dari Yale School of Drama. Ternyata Lupita mendapatkan telepon untuk audisi dari Steve Mcqueen (sutradara dari 12 Years A Slave) sebelum ia lulus. Lupita memutuskan untuk mengikuti audisi tersebut dan kemudian mendapatkan perannya. Tetapi ternyata jauh sebelum akhirnya ia mendapatkan peran dalam 12 Years A Slave, Lupita pernah bekerja sebagai asisten produksi, dan ketika bekerja sebagai asisten produksi, Lupita harus mengantarkan kopi kepada beberapa artis yang terlibat di dalam film tersebut.

Dalam pidato dan beberapa interviewnya, ketika Lupita ditanya bagaimana ia akhirnya bisa mengeluarkan karakter Patsey ketika bermain di dalam 12 Years A Slave ia akan menjawab dengan salah satu kutipan dari penyair Khalil Gibran “The deeper sorrow carves itself into your being, the more joy you can contain.”

Ia bercerita tentang bagaimana akhirnya ia membaca karakter Patsey lalu menangis dan menangis di dalam hotelnya. Saya membayangkan Lupita memang benar-benar melakukan tugasnya sebagai aktris ketika ia memerankan Patsey. Ia benar-benar menegeluarkan kualitas terbaik dari Patsey ketika memerankan 12 Years A Slave.

Saya memperhatikan Lupita, selain cerdas, ia adalah perempuan yang percaya diri dan penyayang. Sangat kelihatan dari caranya berbicara. Dan hal-hal yang berhubungan dengan percaya dirinya adalah karena Lupita punya hubungan yang baik dengan ayahnya. Oh, tapi bukan hanya itu, Lupita, mendapatkan kepercayaan penuh dari kedua orang tuanya untuk mengejar apa yang menjadi  panggilan hatinya.

Saya senang menuliskan tentang Lupita. Saya tidak punya alasan kenapa saya harus menulis tentang dia, yang saya tahu saya hanya harus menulis tentangnya. Lalu akhirnya saya menemukan jawabannya, ada sebuah kutipan dari Lupita, ia bilang “personally, I don't ever want to depend on makeup to feel beautiful.”


Bukankah Lupita adalah lambang dari kecantikan yang sebenarnya, apa yang tampak sekaligus apa yang tidak tampak?

24.09.2014 - sedikit berdosa karena korupsi waktu di sela-sela jam kerja untuk menulis ini  !

Kamis, 10 Juli 2014

membaca rahasia renjana !

Membaca Rahasia Renjana, Prita Prawirohardjo hanya dalam semalam. Saya begitu hanyut. Satu dari beberapa cerita itu adalah saya. Membaca Rahasia Renjana seperti membaca diary, diary hati. Terasa atau tidak, setiap hati kadang terlanjur menyimpan rahasia. Hati seperti dipaksa untuk “menyembunyikan.” Lalu apa rahasiamu?

Rahasia Renjana tidak hanya menyuguhkan cerita, tetapi rasa. Setiap kita diajak untuk turut icip setiap rasa yang ada. Rasa jatuh cinta, kehilangan, melepaskan, menyembunyikan. Semuanya dirasakan dengan jujur. Toh makna jujur dalam hal ini adalah bukan kepada orang lain melainkan ke diri sendiri. Seperti anak remaja, menulis diary dengan kode-kode lalu digembok. Seperti itulah Rahasia Renjana akan membuatmu menebak segala teka tekinya.

Ketika membaca Rahasia Renjana, saya teringat kata “punggung.” Sesuatu yang terletak di bagian belakang tubuh manusia ini, adalah penumpu tubuh. Tetapi dengan hanya melihat punggung, itu bisa membuat seseorang jatuh cinta. Lainnya, punggung juga bisa bercerita tentang rahasia. Rahasia ada yang disimpan, tetapi ada juga yang dibagi. Dibagi kepada siapa, tentunya dengan orang dekat. Bukankah hanya orang dekat yang biasanya mampu melihat punggung kita dengan jelas. Dan bahkan tahu setiap jerawat yang tumbuh di sana.

Rasanya Prita seperti mengajak saya bukan untuk melihat punggung saya. Tetapi melihat punggung orang lain. Melihat punggung orang dekat saya. Tempat di sana saya pernah jatuh cinta, memeluk punggungnya dari belakang, kemudian melepaskannya perlahan.
saya takut kehilangan dan ditinggal pergi ..